logo pt mutu agrobiochem nusantara
agrobiotik

Teknologi Probiotik Unggulan

AgroBiotik adalah produk cair yang mengandung mikroorganisme baik (probiotik) unggulan yang diformulasikan secara khusus untuk Pengurai Unsur Hara sekaligus sebagai Bio-Decomposer bahan organik seperti kotoran hewan, sampah tumbuhan dan tandan kosong kelapa sawit (TKKS). Mikroba yang terkandung di dalamnya bekerja secara sinergis sehingga proses penguraian dan pengomposan jadi lebih cepat dan sempurna. Hasil akhir dari proses penguraian ini akan menyediakan unsur Hara Makro dan Mikro yang mudah diserap oleh akar Tanaman. Tidak hanya itu, Enzim dan Hormon yang dihasilkan oleh mikroba dalam AgroBiotik mampu:

Kenapa Anda Harus Aplikasi AgroBiotik

Fungsi dan Manfaat AgroBiotik

Kandungan Mikroorganisme dalam AgroBiotik

tabel hasil uji agrobiotik

Berdasarkan hasil uji Laboratorium Nomor B-0053/02/2025 dan B-0210/06/2025 di Laboratorium Biologi Tanah, Fakultas Pertanian, Universitas Padjadjaran

Mengenal Mikroba dalam AgroBiotik

Trichoderma sp. & Trichoderma harzianum

tricoderma sp

Klasifikasi : Jamur (fungi) dari golongan Ascomycota

Peran Utama : Biokontrol Patogen Tanah & Pengurai Bahan Organik

Beberapa manfaat Trichoderma sp dalam AgroBiotik adalah

Rhizobium sp.

Rhizobium sp

Klasifikasi : Bakteri gram Negatif, kelompok Alpha Proteobacteria

Peran Utama : Penyubur Tanah dan Biokontrol

Beberapa manfaat Rhizobium sp dalam AgroBiotik adalah

Bacillus subtilis

bacillus subtilis

Klasifikasi : Bakteri gram Positif, pembentuk endospora

Peran Utama : Penyubur Tanah dan Biokontrol

Beberapa manfaat Bacillus subtilis dalam AgroBiotik adalah

Azotobacter sp.

azotobacter sp

Klasifikasi : Bakteri gram Negatif, Non Simbiotik, Aerob.

Peran Utama : Penyubur Tanah dan Biokontrol

Beberapa manfaat Azotobacter sp dalam AgroBiotik adalah

Efek Sinergi Mikroba dalam AgroBiotik

Trichoderma sp. + Rhizobium sp. + Bacillus subtilis

Rhizobium sp. + Azotobacter sp.

Bacillus subtilis + Azotobacter sp.

Tricoderma sp. + Azotobacter

AgroBiotik sangat cocok digunakan untuk semua jenis tanaman budidaya

Cara Penggunaan AgroBiotik

AgroBiotik untuk Kelapa Sawit

Pre-Nursery : Dosis 1-2 CC per Polybag
  1. Buat larutan AgroBiotik Kelapa Sawit dengan dosis 40 cc / Liter air bersih atau setara dengan 4 tutup botol / Liter air bersih.
  2. Semprot / Kocor larutan AgroBiotik Kelapa Sawit ke  permukaan tanah dalam polibag Pre Nursery.
  3. 1 Liter larutan AgroBiotik Kelapa Sawit untuk 20-25 Polybag Pre-Nursery.
  4. Aplikasi dilakukan pada saat tidak terik matahari (Pagi/Sore hari).
  1. Buat larutan AgroBiotik Kelapa Sawit dengan dosis 100 cc / Liter air bersih atau setara dengan 10 tutup botol / Liter air.
  2. Semprot / Kocor larutan AgroBiotik Kelapa Sawit ke permukaan tanah dalam polibag Main Nursery.
  3. 1 Liter larutan AgroBiotik Kelapa Sawit untuk 20-23 Polybag Main Nursery.
  4. Disarankan aplikasi setelah melakukan pemupukan kimia seperti NPK atau lainnya.
  5. Lakukan aplikasi minimal 2 kali selama masa Main Nursery (sebelum masuk lubang tanam) yaitu usia 3 bulan dan 6 bulan.
  6. Aplikasi dilakukan pada saat tidak terik matahari (Pagi/Sore hari).
  1. Siapkan Sprayer / Alat Kocor bebas Pestisida dengan kapasitas Tangki 20 Liter.
  2. Masukkan 1 Liter AgroBiotik Kelapa Sawit kedalam sprayer tersebut.
  3. Tambahkan air bersih bebas pestisida hingga penuh.
  4. Persiapkan lubang tanam dan masukkan pupuk dasar kedalam tiap lubang tanam seperti Dolomite 500 gram, Rock Phosphate (RP) 500 gram dan Pupuk Kompos 1000 gram.
  5. Semprot atau Kocor larutan AgroBiotik ke seluruh bagian dalam lubang tanam tersebut hingga basah.
  6. 1 Tangki untuk aplikasi 45-48 lubang tanam.
  7. Masukkan Bibit yang akan ditanam dan timbun dengan tanah lalu padatkan.
  8. Aplikasi dilakukan pada saat tidak terik matahari (Pagi/Sore hari).
  1. Siapkan Sprayer / Alat Kocor bebas Pestisida dengan kapasitas Tangki 20 Liter.
  2. Masukkan 1 Liter AgroBiotik Kelapa Sawit kedalam sprayer tersebut.
  3. Tambahkan air bersih bebas pestisida hingga penuh.
  4. Semprot atau Kocor larutan AgroBiotik ke permukaan tanah dalam piringan atau dibawah tajuk hingga basah.
  5. 1 Tangki untuk aplikasi 20-23 batang TBM.
  6. Untuk hasil yang lebih Maksimal, aplikasi AgroBiotik Kelapa Sawit lebih baik lagi dilakukan setelah aplikasi Pupuk Kompos.
  7. Untuk lahan Gambut, bisa langsung digunakan tanpa aplikasi Pupuk Kompos terlebih dahulu karena Gambut sudah mengandung tinggi C-Organik.
  8. Aplikasi dilakukan pada saat tidak terik matahari (Pagi/Sore hari).
  1. Siapkan Sprayer / Alat Kocor bebas Pestisida dengan kapasitas Tangki 20 Liter.
  2. Masukkan 2 Liter AgroBiotik Kelapa Sawit kedalam sprayer tersebut.
  3. Tambahkan air bersih bebas pestisida hingga penuh.
  4. Semprot atau Kocor larutan AgroBiotik ke permukaan tanah dalam piringan atau dibawah tajuk hingga basah.
  5. 1 Tangki untuk aplikasi 25-28 batang TM.
  6. Untuk hasil yang lebih Maksimal, aplikasi AgroBiotik Kelapa Sawit lebih baik lagi dilakukan setelah aplikasi Pupuk Kompos.
  7. Untuk lahan Gambut, bisa langsung digunakan tanpa aplikasi Pupuk Kompos terlebih dahulu karena Gambut sudah mengandung tinggi C-Organik.
  8. Aplikasi dilakukan pada saat tidak terik matahari (Pagi/Sore hari).

AgroBiotik untuk Buah dan Horti

Tanaman Buah-Buahan (Durian, Jeruk, Kopi, Alpukat, DLL) : Dosis 20-50 CC per batang tergantung usia Tanaman
  1. Siapkan alat tangki semprot atau kocor kapasitas 20 Liter
  2. Masukkan 1 botol (1L) AgroBiotik ke dalam tangki dan tambahkan air bersih atau bebas Pestisida (Fungisida/Bakterisida/Herbisida) hingga penuh.
  3. Guncang hingga homogen.
  4. Semprotkan ke permukaan tanah dalam piringan (dekat batang) dan semprotkan sedikit ke batang dan daun tanaman.
  5. 1 tangki semprot bisa digunakan untuk 30-50 batang tanaman (sesuai usia tanaman). Semakin tua dan besar tanaman maka pengaplikasikan lebih diperbanyak.
  6. Lebih bagus jika sebelum aplikasi Hayatigrow, tanaman telah diaplikasikan Pupuk Kompos terlabih dahulu.
  7. Aplikasi dilakukan pada saat tidak terik matahari (Pagi/Sore hari).
  1. Siapkan alat tangki semprot atau kocor kapasitas 20 Liter
  2. Masukkan 1 botol (1L) AgroBiotik ke dalam tangki dan tambahkan air bersih atau bebas Pestisida (Fungisida/Bakterisida/Herbisida) hingga penuh.
  3. Guncang hingga homogen.
  4. Semprotkan ke permukaan tanah atau dalam piringan (dekat batang) atau juga bisa disemprotkan sedikit ke batang dan daun tanaman.
  5. 1 tangki digunakan untuk meyemprot luasan lahan 1400-2000 m2.
  6. Larutan AgroBiotik juga sangat cocok sebagai Pupuk Ekstra untuk mempercepat penguraian unsur hara pada saat persiapan / bajak lahan pertanian sebelum masa tanam.
  7. Aplikasi dilakukan pada saat tidak terik matahari (Pagi/Sore hari).
  1. Siapkan alat tangki semprot atau kocor kapasitas 20 Liter
  2. Masukkan 1 botol (1L) AgroBiotik ke dalam tangki dan tambahkan air bersih atau bebas Pestisida (Fungisida/Bakterisida/Herbisida) hingga penuh.
  3. Guncang hingga homogen.
  4. Semprotkan ke permukaan tanah atau dalam piringan (dekat batang) atau juga bisa disemprotkan sedikit ke batang dan daun tanaman.
  5. 1 tangki digunakan untuk meyemprot sebanyak 60-65 batang tanaman.
  6. Lebih bagus jika sebelum aplikasi AgroBiotik, tanaman telah diaplikasikan Pupuk Kompos terlabih dahulu.
  7. Aplikasi dilakukan pada saat tidak terik matahari (Pagi/Sore hari).
  1. Masukkan 10 tutup botol AgroBiotik kedalam botol sprayer kapasitas 1 Liter.
  2. Tambahkan air bersih hingga penuh dan guncang hingga homogen.
  3. Semprotkan ke permukaan tanah dan tanaman hingga agak basah.
  4. 1 liter larutan AgroBiotik digunakan untuk aplikasi 10 batang tanaman hias.
  5. Aplikasi dilakukan pada saat tidak terik matahari (Pagi/Sore hari).

AgroBiotik untuk Pengurai Bahan Organik

AgroBiotik dapat digunakan untuk mempercepat pelapukan Bahan Organik seperti Kotoran Hewan dan Tandan Kosong Kelapa Sawit (TKKS).

Berikut ini tahapan aplikasinya:

Jangan Sungkan dan Ragu untuk Konsultasi secara GRATIS bersama tim Kami

Atau juga dapat menghubungi melalui:

Share Halaman Ini dan Dapatkan Bonus Menarik